dbcn dbcn

Thursday, May 06, 2010

FREE DOWNLOAD Opera 10.52

Opera Publisher's Description
Browse safer, faster and better with Opera
space
Opera makes browsing a great pleasure with advanced navigation. Open a new tab and your favourite sites are just a click away. You're also much safer with Fraud Protection, powered by GeoTrust and PhishTank. With nearly immediate identification of suspected phishing sites access, you can feel more secure. Phishing is a form of online fraud in which a malicious party convinces users to visit a forged Web site and divulge personal information, credit card numbers and bank account details. Cutting-edge widgets - small and handy Web programs - make everyday browsing fun and useful by bringing a variety of Web content and data right to your desktop. You can play games, get organized, follow your favorite sports teams and more. Widget developers can create widgets using open and common Web standards including JavaScript, CSS, HTML and SVG and technologies like AJAX. For more information about using or making widgets, visit widgets.opera.com. Opera strives to ensure you can be as efficient online as you want. Whether by pioneering the earliest form of tabbed browsing in the first Opera browser or allowing you to add your favorite search engines to the search bar in Opera, we give you the tools to stay organized online. Features such as saved sessions, the trash can, notes and the ability to start exactly where you last closed Opera keep you productive. strengthening Opera's pop-up blocker to weed out annoying or malicious pop-ups, Opera gives you new options for safe browsing. In Opera you can express your style with a mouse click. You can change the look and feel of your browser by downloading new skins or altering buttons to suit the way you want to use Opera. Opera even lets you improve how individual sites behave or block advertisements. It's your choice. You can download it free in more than 25 languages for Windows, Mac, Linux and other platforms from www.opera.com.

Features

Speed Dial
Now you have a new way to access your favorite Web sites. Just open a new tab to get your Speed Dial. It's easy to populate and addictive to use.

BitTorrent
You don't need a separate BitTorrent application to download large files. Simply click a torrent link and start the download

Site preferences
Want to view a site in a different way or deny certain cookies? Want to block pop-ups on certain sites only? Right click and select "Edit site preferences".

Thumbnail preview
It is easy to have many tabs open at once in Opera. But exactly which tab had that video you wanted? Hover your mouse on any tab to see a thumbnail preview.

Fraud protection
Opera's advanced fraud protection protects you against web sites that try to steal your personal information. Watch the demo to learn how to enable this feature.

Add your favorite search engines
Right-click on the site's search field and select "Create search" from the menu.

Widgets
Small Web applications (multimedia, newsfeeds, games and more) that make your desktop experience more fun. Use the Widgets menu to discover new widgets and access your favorites. Visit widgets.opera.com to learn more.

Transfer manager
View download progress and access all your downloads from one simple transfer manager window.

Password manager
The password manager remembers your usernames and passwords so you will not have to.

Mouse gestures
Opera supports mouse gestures, allowing you to perform certain movements with the mouse to access commonly used features.

Notes
Notes can be kept in conjunction with a Web site you want to refer to later, or remind you of any particular information you may like to review again.

Keyboard Shortcuts
Keyboard shortcuts - like mouse gestures - make your browsing faster and more efficient. Read more about all the keyboard shortcuts in Opera.

Tabbed browsing
Surf the Web easier and faster by opening multiple Web pages within the same application window.

Integrated search
Search Google, eBay, Amazon and more with our integrated search field. You can also search directly in the address field using keywords (for example "g" for Google).

Fast Forward
Fast Forward will detect the most likely "next page" link and greatly simplify navigation in multi-page documents such as search results and image galleries.

Voice
The voice feature allows you to control Opera's interface by talking and to have documents read aloud. Voice is currently offered in English and runs on Windows 2000 and XP.

Skins
Skins can give your browser the look you want. Make the browser your own by giving it the icons, colors and style of your choice.

Language
Opera is translated into a multitude of languages, and the language can be changed on the fly. Go to Tools > Preferences > General.
Special features

Full-screen mode
The F11 key toggles Opera's projection mode, using the whole screen for browsing and, if a projection style sheet is present, displays 'slides' suitable for presentation.

Kiosk mode
Opera supports kiosk mode - a lock-down mode in which the browser can be used for unattended computers in public places.

Opera mail
Our built-in POP/IMAP E-mail client is a combined e-mail program, news reader, mailing list organizer and RSS/Atom newsfeed reader.

Download From soft82.com
READ MORE - FREE DOWNLOAD Opera 10.52

Sunday, January 24, 2010

Tips Mengatasi Rasa Malu

Rasa malu mungkin muncul pada diri seseorang saat menghadapi situasi yang belum pernah di alami. Misalnya, hari pertama masuk sekolah, saat bertemu orang baru, atau berbicara di depan umum untuk pertama kalinya namun sebetulnya sifat pemalu bisa diatasi. Kalian cuma perlu melatihnya, Perhatikan enam langkah berikut yang akan membuat kalian lebih PD (percaya diri) dengan sendirinya.

1. Mantapkan niat untuk tidak merasa malu

kalian mungkin akan merasa sedikit canggung saat mencoba melawan rasa malu, tetapi tetaplah berniat untuk menghilangkan rasa malu yang ad pada diri kalian. Kalian harus berbangga dengan semua yg ad pada diri kalian.

2. Mulailah bergaul dengan teman

Bergaulah dengan teman yg sudah kalian kenal terlebih dahulu. Tunjukan rasa percaya dirimu saat berkumpul dengan teman kalian. Coba hargailah teman2 kalian. Dari sini, coba lebarkan sayap pertemanan dengan teman2 yg belum kalian kenal.

3. Gunakan percakapan pembuka yang ringan dan menarik

Saat bertemu kenalan baru, coba kemukakan percakapan pembuka yang ringan dan menarik. Pikirkan topik apa yg paling asik untuk membuka pembicaraan atau dengan melemparkan pertanyaan ringan.

4. Latihlah apa yang ingin kalian ungkapkan

Kalian perlu berlatih melakukan percakapan. Apa yg ingin kalian ungkapkan dapat ditulis terlebih dahulu. Baca rangkaian kalimat tersebut dengan suara lantang, kalau perlu berlatih di depan kaca.

5. Bergaulah dengan orang-orang yang sehobi

Bergabunglah dengan kelompok ekstrakurikuler yg kalian senangi. Dengan begitu, kalian akan mendapat banyak bahan untuk di perbincangkan.

6. Jangan berpikir tidak terima atau dianggap remeh oleh orang lain

Bebaskan diri kalian dari praduga buruk tentang kemungkinan tak di terima dalam suatu kelompok pergaulan atau di anggap remeh oleh teman-teman kalian.

Jika semua itu sudah kalian lakukan dan perasaan malu masih ada pada diri kalian, jangan bimbang, mungkin itu sudah sifat alami kalian. Yang penting, kalian sudah berusaha untuk mengurangi derajat malunya dan kalian tidak lagi harus gelisah saat bergaul dengan teman-teman



http://eksplorasi-dunia.blogspot.com/2009/10/tips-mengatai-rasa-malu.html
READ MORE - Tips Mengatasi Rasa Malu

Sang penemu angka Nol

Dunia Eropa / Barat dari dulu s/d sekarang sepertinya mengklaim bahwa Gudang Ilmu Pengetahuan berasal dari kawasan Eropa / Barat tapi tahukah anda, sejatinya asal Gudang Ilmu Pengetahuan berasal dari kawasan Timur Tengah yaitu Mesopotamia yang menjadi peradaban tertua di dunia.

Masyarakat dunia sangat mengenal Leonardo Fibonacci sebagai ahli matematika aljabar. Namun, dibalik kedigdayaan Leonardo Fibonacci sebagai ahli matematika aljabar ternyata hasil pemikirannya sangat dipengaruhi oleh ilmuwan Muslim bernama Muhammad bin Musa Al Khawarizmi. Dia adalah seorang tokoh yang dilahirkan di Khiva (Iraq) pada tahun 780. Selama ini banyak kaum terpelajar lebih mengenal para ahli matematika Eropa / Barat padahal sejatinya banyak ilmuwan Muslim yang menjadi rujukan para ahli matematika dari barat

Selain ahli dalam matematika al-Khawarizmi, yang kemudian menetap di Qutrubulli (sebalah barat Bagdad), juga seorang ahli geografi, sejarah dan juga seniman. Karya-karyanya dalam bidang matematika dimaktub dalam Kitabul Jama wat Tafriq dan Hisab al-Jabar wal Muqabla. Inilah yang menjadi rujukan para ilmuwan Eropa termasuk Leonardo Fibonacce serta Jacob Florence.

Muhammad bin Musa Al Khawarizmi inilah yang menemukan angka 0 (nol) yang hingga kini dipergunakan. Apa jadinya coba jika angka 0 (nol) tidak ditemukan coba? Selain itu, dia juga berjasa dalam ilmu ukur sudut melalui fungsi sinus dan tanget, persamaan linear dan kuadrat serta kalkulasi integrasi (kalkulus integral). Tabel ukur sudutnya (Tabel Sinus dan Tangent) adalah yang menjadi rujukan tabel ukur sudut saat ini.

al-Khawarizmi juga seorang ahli ilmu bumi. Karyanya Kitab Surat Al Ard menggambarkan secara detail bagian-bagian bumi. CA Nallino, penterjemah karya al-Khawarizmi ke dalam bahasa Latin, menegaskan bahwa tak ada seorang Eropa pun yang dapat menghasilkan karya seperti al-Khawarizmi ini.

Sumber: http://ajikarsono.wordpress.com/2009/09/27/tahukah-anda-siapa-penemu-angka-nol/
READ MORE - Sang penemu angka Nol

10 Rahasia Sukses Orang-Orang Jepang

Apa sajakah sikap-sikap orang Jepang yang bisa kita contoh biar bisa sukses kayak bangsa mereka ??
Berikut adalah 10 rahasia Sukses orang Jepang :

1. Kerja Keras
Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.

2. Malu
Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.

3. Hidup Hemat
Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.

4. Loyalitas
Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan.

5. Inovasi
Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah.

6. Pantang Menyerah
Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia . Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki , disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo . Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini

7. Budaya Baca
Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institute penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan.

8. Kerjasama Kelompok
Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok” . Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.

9. Mandiri
Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang paling gede sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen seangkatan saya dulu di Saitama University mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.

10. Jaga Tradisi & Menghormati Orang Tua
Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini.

Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan.

Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata “tidak” untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena “hai” belum tentu “ya” bagi orang Jepang Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.


Sumber: kaskus.us
READ MORE - 10 Rahasia Sukses Orang-Orang Jepang

Sopan Santun Makan Di Jepang

Japan Travel Bureau (JTB) baru-baru ini telah mengeluarkan sebuah buku pedoman tentang tata cara dan sopan santun di meja makan orang-orang Jepang.

Buku pedoman ini dibagikan gratis kepada para turis asing yang lagi jalan-jalan di Jepang. Tujuannya tentu untuk mengenalkan tradisi dan budaya makan orang Jepang yang terkenal berdisiplin tinggi ketika berada di meja makan.

Contohnya, kamu DILARANG MELAKUKAN...

Zuborabashi: Memegang mangkok nasi dan sumpit dengan tangan yang sama di waktu yang sama.

Yosebashi: Memindahkan atau menggerakkan mangkok nasi dengan sumpit.

Tsukibashi: Mengacak-ngacak atau menusuk-nusuk makanan dengan sumpit untuk makan.

Saguribashi: Menggali ke bagian bawah makanan dengan sumpit hanya untuk mencari yang paling lezat untuk dimakan terlebih dahulu.

Mayoibashi: Mengangkat tangan yang memegang sumpit tinggi-tinggi untuk mencari mana yang harus dimakan terlebih dahulu.

tata cara makan dengan sumpit di jepang

Dan jangan lupa untuk selalu meletakkan sumpit disamping kanan mangkok, bukan di mangkoknya.

sumber : jepang.net
READ MORE - Sopan Santun Makan Di Jepang